Tugas Suami Terhadap Istri
Tugas Suami Terhadap Istri

Tugas Suami Terhadap Istri Yang Harus Laki-Laki Paham

Diposting pada

Infokua.com – Sebagai suami, apakah kamu sudah memahami tugas suami terhadap istri apa saja? Apa jadinya jika suami berkelakuan semaunya terhadap istri yang telah dinikahinya dalam hubungan rumah tangga. Tentu hanya akan membuat keonaran dan menyusahkan istri.

Oleh karena itu Islam mengajarkan untuk suami menjalani tugas suami terhadap istri sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Islam.

Dalam kehidupan rumah tangga antara suami dan istri memiliki kewajiban dan tugas yang harus ditunaikan keduanya. Baca lebih lanjut: Kewajiban Seorang Istri Terhadap Suami

Mengatur tanggung jawab yang harus diemban keduanya menjadi hal yang penting dilakukan dalam kehidupan rumah tangga, supaya lebih terarah, tugas tugas dapat tersusun dengan rapi, dan tujuan sebuah keluarga dapat tercapai.

Tugas Suami Terhadap Istri Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Seorang Kepala Keluarga

Tugas Suami Terhadap Istri
Tugas Suami Terhadap Istri

Adapun beragam tugas suami terhadap istri yang merupakan menjadi tanggung jawabnya adalah sebagai berikut :

Memimpin keluarga

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, suami yang tidak mampu menjadi pemimpin dan berkelakuan semaunya hanya akan merusak rumah tangga, dan memberikan kesulitan bagi istrinya.

Oleh karena itu suami harus dapat menjadi pemimpin bagi keluarganya. Memimpin rumah tangga ini didasari dengan wuddiyah atau cinta dan kasih sayang.

Dimana yang dimaksud dengan kepemimpinan adalah wadah struktur terjadinya sebuah musyarwarah.

Perlu kita ketahui bahwa kepemimpinan adalah syar’iyyah atau legalitas yang diatur sedemikian rupa, diantara kaidahnya ditegaskan dalam Al Qur’an dalam surah al Baqarah ayat 228.

Menafkahi keluarga

Menjadi tugas seorang suami juga untuk menafkahi keluarganya yang meliputi istri dan anak anaknya. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW, yang artinya:

“Para istri memiliki hak atas kalian (para suami) untuk dipenuhi rejekinya dan kebutuhan sandangnya dengan cara yang makruf”. (HR. Muslim).

Dalam hadits lain:

“Apabila Allah memberikan kebaikan kepada salah seorang diantara kalian, hendaklah ia memulainya dari dirinya dan keluarganya (dalam pengalokasiannya)”. (HR. Muslim)

Suami memiliki kelapangan untuk mencari nafkah, berbeda dengan istri. Istri akan melewai berbagai hambatan yang menghalanginya untuk bekerja, karena ia akan mengandung, melahirkan, dan membersarkan serta mendidik anak anaknya, belum lagi harus mengurus rumah tangga.

Membimbing istri

Menjadi tugas seorang suami juga untuk membimbing istri. Suami harus mampu menjadi imam istri yang dapat membimbingnya, serta mendidiknya baik mengenai perkara agama dan urusan dunia.

Suami sudah sepatutnya menjadi contoh yang baik dan mengajak istri ke jalan yang benar yang sesuai dengan syariat Islam.

Dalam rumah tangga mengenai pembagian tugas antara suami dan istri juga harus jelas. Perlu diingat bahwa sebenarnya pekerjaan rumah bukanlah kewajiban istri, tetapi kewajiban istri adalah melayani suami.

Sehingga diharapkan istri dapat mengerjakan pekerjaan rumah dengan ikhlas dan mengharap pahala dari Allah SWT, dan sebagai bentuk patuhnya ia kepada suami, dan sebuah caranya untuk melayani suami.

Suami juga berhak untuk membantu istri dalam menyelesaikan pekerjaan rumah. Dimana suami dan istri boleh menyepakati membagi tugas rumah tangga dengan adil dan keikhlasan oleh masing masing.

Berkomunikasi dengan baik menjadi kunci dalam mengerjakan tugas rumah tangga yang adil antara suami dan istri.

Jangan sampai suami yang berkewajiban bekerja merasa keberatan dengan berbagai tugas rumah tangga yang diberikan, sehingga ia merasa terbebani.

Ingat, tugas utama suami adalah mencari nafkah. Dan tugas istri adalah mengelola nafkah tersebut untuk dirinya dan untuk suaminya.

Mengenai tugas suami terhadap istri ini juga dijelaskan dalam Alkitab, di antaranya sebagai berikut :

Memberi rasa tenang

Sekiranya suami dapat menjadi sosok yang mampu memberi rasa tenang kepada istrinya. Sebagaimana yang tertulis dalam Alkitab pada Rut 1:9.

Memberikan keputusan yang baik bagi keluarganya

Suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga harus bertanggung jawab pula pada keputusan yang diambilnya yang berkaitan dengan keluarganya.

Ketika sebuah keluarga dihadapi masalah, maka suami berperan menjadi orang yang dipercaya memberikan keputusan yang baik untuk keluarganya.

Istri sudah sepatutnya pula setiap kali ada hal yang dipertimbangkannya ia meminta pendapat kepada suaminya, dan memutuskan bersama sama mengenai langkah apa yang harus diambilnya.

Berkorban demi istri

Suami wajib menjaga istrinya dalam keadaan apapun, dimana istri telah meninggalkan rumahnya, dan orangtuanya untuk dapat bersatu dengan suaminya. Sehingga, setelah adanya pernikahan istri menjadi tanggung jawab suami.

Dengan kenyataan tersebut, suami haruslah berkorban demi istri, menghidupinya, membelanya, dan turut menjaga kehormatannya, serta memuliakannya.

Menjadi seorang gembala bagi keluarga

Hal ini terangkum dalam 1 Korintus 7:14 yang berbunyi :

Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya.

Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus.

Melaksanakan tanggung jawab sebagai suami

1 Korintus 7:3 Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya.

Maka sudah seharusnya suami dan istri saling menjalankan perannya masing masing, dan mematuhi kewajiban yang harus dilakukan, serta berhak mendapat hak haknya.

Begitu banyak tugas suami terhadap istri dan juga sebaliknya, sehingga sebelum memutuskan menikah, baiknya seorang laki laki telah lebih dulu memahami apa tugasnya sebagai suami. Karena pernikahan adalah ikatan yang sakral, bukan untuk dipermainkan.

Semoga apa yang disampaikan ini dapat bermanfaat dan menjadi wawasan baru untuk kita semua, dan kita dapat menjalani tugas seorang suami yang telah dituliskan dalam Al Qur’an maupun Alkitab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *