Syarat Nikah Siri Janda
Ilustrasi Syarat Nikah Siri Janda

Syarat Nikah Siri Janda, Beberapa Hal Ini Harus Dipahami

Diposting pada

Infokua.com – Sebelum membahas syarat nikah siri bagi janda, terlebih dahulu kita pahami apa maksud dari nikah siri, apa yang menjadi bukti nikah siri, berapa besaran biaya nikah siri.

Bicara syarat juga, harus dipahami bagaimana dengan syarat nikah siri tanpa sepengetahuan keluarga, demikian seperti penjelasan yang pernah Info KUA tulis terkait syarat nikah siri bagi pria beristri.

Karena bicara nikah siri ini ada banyak hal yang harus dibahas, apalagi tentang syarat. Misalnya saja selain beberapa hal di atas seperti syarat nikah siri dengan wali hakim, cara nikah siri tanpa penghulu, masa berlakunya nikah siri.

Nah sebelum berlanjut pada pembahasan syarat nikah siri janda dan duda, pengertian nikah siri adalah nikah yang dilakukan secara sembunyi atau rahasia.

Jadi pernikahannya dimana pihak mempelai, saksi, serta orang yang menikahkan juga turut merahasiakan terjadinya pernikahan ini.

Nikah siri hukumnya sah apabila memenuhi lima rukun nikah. Jadi kita juga harus pahami tentang rukun nikah dalam Islam apa saja. Yakni mempelai laki laki, mempelai wanita, wali nikah, dua orang saksi, dan ijab qabul.

Nikah siri tidaklah tercatat dalam pencatatan negara. Dengan demikian secara pandang negara, pernikahan tersebut dianggap tidak sah atau ilegal, hanya secara pandang agama saja dikatakan sah.

Syarat Nikah Siri bagi Janda

Syarat Nikah Siri Janda
Ilustrasi Syarat Nikah Siri Janda

Pada dasarnya syarat nikah siri bagi janda adalah sama dengan syarat nikah secara resmi. Yakni:

  • Muslim
  • Bukan mahram calon pengantin laki laki
  • Telah akil baligh
  • Tidak sedang ihram atau haji
  • Tidak sedang dalam masa iddah
  • Tidak dalam ikatan perkawinan dengan orang lain

Selain itu syarat nikah siri bagi janda ia harus telah pisah hubungan perkawinan dengan suaminya secara resmi. Serta telah pisah rumah dengan mantan suaminya tersebut.

Tata cara nikah siri yang akan dilakukan janda juga serupa dengan menikah secara resmi, yakni ijab qabul yang dilakukan disaksikan oleh dua orang saksi, dan yang menikahkan tersebut adalah orangtua atau wali dari si janda.

Hukum Nikah Siri dengan Janda

Pernikahan yang dilakukan secara siri hukumnya sah jika memenuhi lima rukun nikah. Pada proses pernikahan tersebut haruslah si wanita mendapat restu dari orangtua atau walinya.

Jika si wanita tidak mendapatkan restu dari orangtua atau walinya, dan nikah siri tersebut tetap dilakukan maka hukumnya tidak sah.

Hal ini dilandasi dengan adanya hadits dari Rasulullah SAW yang artinya:

Dari Abu Musa RA dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Tidak ada nikah melainkan dengan (adanya) wali”. [HR. Khamsah kecuali Nasai]

Sehingga nikah siri baru dikatakan sah jika hadirnya wali dari pihak perempuan.

Namun jika memang wali nasab dari wanita telah meninggal dunia, atau tidak memungkinkan untuk dihadirkan, maka dapat digantikan dengan wali hakim.

Wali Nikah Janda dalam Islam

Seorang wanita yang telah lepas hubungan pernikahannya dengan seorang laki laki, atau dikatakan janda ketika akan menikah kembali, tidaklah boleh ia dihalangi meskipun oleh wali atau ayahnya sendiri.

Seperti penjelasan dalam firman Allah SWT dalam surah al-Baqarah ayat 232 yang artinya:

“Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya,

apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang ma’ruf.

Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Berbeda dengan perawan yang mana harus mendapat izin dari walinya dan walinya dapat memaksakan kehendak untuk menikahkan anaknya, janda dapat bersuara untuk dirinya sendiri dalam hal akad nikah.

Ia sangat dibolehkan untuk berpendapat apakah ia bersedia menikah dengan seseorang yang mencalonkan diri untuk menjadi suaminya atau tidak.

Wanita yang berstatus janda tersebut memiliki peran paling besar atas keputusan menikahnya.

Terlepas dari adanya wali dalam nikah siri, janda yang nikah siri dengan suami orang harus diperhatikan, yakni laki laki tersebut harus telah memegang izin dari istri sebelumnya.

Tanpa adanya izin dari istri sebelumnya, maka pernikahan tersebut dianggap tidak sah.

Biaya Nikah Siri

Nikah siri banyak dilakukan orang dengan berbagai alasan, baik mereka yang belum pernah menikah sebelumnya, maupun dilakukan oleh mereka yang telah menikah sebelumnya seperti janda dan duda.

Salah satu alasan orang nikah siri karena praktis dan hemat, apalagi banyak penyedia jasa nikah siri yang ada dengan menawarkan harga yang beragam. Yakni mulai dari Rp 150.000 hingga Rp 3.000.000.

Namun perlu diingat, bagi kamu yang ingin melakukan nikah siri menggunakan jasa penghulu nikah siri, jangan berharap untuk mendapatkan buku nikah dari KUA.

Sebab pernikahan siri tidaklah dicatat oleh negara. Jadi, sebaiknya uruslah pernikahan yang resmi sehingga pernikahan kamu akan dianggap sah dan legal secara agama dan negara.

Baca Juga: Hukum Nikah Siri Menurut Islam, Negara dan Tanpa Wali

Itulah beberapa hal yang bisa dipahami tentang syarat nikah siri bagi seorang janda, dan bagaimana dengan hukum nikah siri yang dijalankannya.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat, sekian yang bisa disampaikan, terimakasih. Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *