memperbaiki diri karena Allah
memperbaiki diri karena Allah

Memantaskan dan Memperbaiki Diri Karena Allah, Ini Tipsnya

Diposting pada

Infokua.comMemperbaiki diri karena Allah dan memantaskan diri untuk sukses atau untuk memantaskan pada jodohnya yang tengah dijemput, tengah diikhtiarkan pada Sang Pemilik Hati, tentu hal yang tepat.

Dan ada banyak tips memantaskan diri ataupun memperbaiki diri karena Allah yang bisa kita pelajari. Sama seperti artikel yang kali ini kita baca.

Memantaskan diri atau memperbaiki diri ini jugalah yang termasuk dalam cara mudah menjemput jodoh. Sebab, jodoh yang datang merupakan kesiapan diri.

Kesiapan diri bukan sekedar materi, tetapi juga dari segi ilmu, dan mempersipakn diri untuk lebih baik dari sebelumnya.

Dalam segi urusan jodoh, memperbaiki diri karena Allah memacu motivasi seperti yang telah tertulis dalam firman Allah dalam Surah An-Nur : 26. Yakni, wanita yang baik untuk laki laki yang baik. Begitu juga sebaliknya, laki laki yang baik untuk wanita yang baik.

Dalam hal ini sebenarnya bisa menjadi salah satu motivasi kita dalam memantaskan diri agar Allah mempercepat segala urusan tentang jodoh.

Namun tentunya dengan menyiapkan kebaikan melalui keteguhan cara kita dalam memperbaiki diri karena Allah bukan karena jodoh.

Maka memantaskan diri untuk segera menikah mungkin saja niatnya baik. Namun lebih baik lagi benar-benar tulus, memantaskan diri dihadapan Allah SWT.

Cerita Memantaskan Diri dan Memperbaiki Diri Karena Allah

Ada banyak pengalaman seorang teman, mungkin menjadi pengalaman kita semua. Saat ditanya seseorang lainnya. Atau teman. Berikut pertanyaan-pertanyaanya:

“Kamu kok belum menikah juga?”

Lalu, ada jawaban umumnya seperti ini, “Aku belum siap.”

Jawaban ini mungkin sudah tidak asing bagi kita. Jawaban yang seolah pasrah akan keadaan. Sisi belum siapnya seseorang akan hubungan lebih serius untuk menikah biasanya tak jauh jauh dari persoalan harta, karir, dan umur.

Baca : Usia Ideal Menikah Dalam Islam Wajib Dipelajari, Baca Disini

Untuk soal usia, bisa disimak pada artikel di atas. Selanjutnya untuk soal harta dan karir. Apakah ini juga termasuk dari faktor kesiapan dalam menerima jodoh.

Karena banyak yang mengartikan tentang kesiapan seseorang untuk menikah adalah karena harta. Memang tidak salah. Namun kurang tepat.

Karena ada banyak contoh lainnya yang hartanya banyak, yang menandakan telah siap secara materi justru juga enggan menuju gerbang pernikahan.

Bahkan menggunakan harta untuk memilih jalan pintas yakni berpacaran. Sehingga menjadi terjebak. Tips yang sederhana memperbaiki dan memantaskan diri adalah menghindari pacaran.

Maka, ada seseorang teman yang memberikan tips, yang baik adalah mempersiapkan diri dalam ikhtiar menjemput jodoh lebih merujuk ke memantaskan diri.

Dalam hal ini, menuntut seseorang untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bukan hanya dari sisi materi. Materi atau harta pun tetap ditingkatkan. Tetpai juga perkara lainnya. Yakni ilmu.

Karena seseorang yang ingin meniatkan diri untuk lebih baik, tentu meniatkan juga meningkatkan segi keilmuannya dalam bidang apapun. Termasuk dalam bidang agama.

Jika tentang jodoh yang baik, maka belajar ilmu ilmu pernikahan. Baik dari bagaimana cara memperlakukan wanita, memperlakukan pemimpin dalam keluarga atau suami.

Lalu juga berbicara tentang kesiapan diri dalam menerima kekurangan pasangan, maupun adab adab dalam berumah tangga.

Tak sampai disitu, juga baik untuk dipelajari dan dicari ilmu pengetahuannya tentang hak suami atas istri, maupun hak istri atas suami.

Baca : Motivasi Menikah Dalam Agama Islam, Termasuk Nikah Muda

Jangan sampai melupakan hal hal yang sederhana. Ini tips yang mudah untuk dilakukan. Yakni, meningkatkan ilmu pengetahuan dengan mempersiapkan diri lahir dan batin.

Maka mudah bagi Allah, jika kita sudah memperbaiki diri secara liahitaalla, benar-benar memperbaiki diri karena Allah SWT bukan sekedar karena jodoh.

Untuk jodoh yang saleh atau salehah, cantik, tampan, baik hati, dan lainnya, mudah bagi Allah. Untuk itu, sebaiknya kita sibukkan diri dengan memperbaiki ibadah, menundukan pandangan, maupun sibuk dalam mengurusi agama Allah.

Cukuplah firman-firman Allah yang menjadikan motivasi kita untuk memantaskan dan memperbaiki diri. Aamiin.

Baca : Tips Menikah Muda dan Hal-Hal Yang Harus Dipersiapkan

Itulah hal hal yang sederhana yang bisa kita pelajari. Dan semua itu, memperbaiki diri ataupun memantaskan diri karena Allah, semua bermula dari niat.

Mari kita benahi niat kita. Semoga apa yang tengah kita upayakan semua berjalan baik dan dalam Ridha-Nya. Aamiin.

Terimakasih. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Salam.

2 thoughts on “Memantaskan dan Memperbaiki Diri Karena Allah, Ini Tipsnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *