cara mengurus surat numpang nikah-min
Cara Mengurus Surat Numpang Nikah | Ilustrasi Pixabay

Cara Mengurus Surat Numpang Nikah dan Alur Prosedurnya

Diposting pada

Infokua.com – Cara Mengurus Surat Numpang Nikah adalah salah satu surat pengantar nikah yang dibutuhkan bagi yang menikah beda wilayah, beda kabupaten, kota, provinsi dan antar pulau.

Bahkan, sebelumnya Info KUA juga telah menuliskannya apa saja syarat numpang nikah (cek selengkapnya) yang diperlukan untuk bisa mendapatkan surat rekomendasi atau surat pengantar nikah.

Cara Mengurus Surat Numpang Nikah

Pertama-tama sepengalaman saya (penulis) saat meminta rekomendasi surat numpang nikah beda kabupaten/kota adalah dengan melampirkan foto kopi kartu keluarga (KK), foto kopi KTP kedua pengantin (pria dan wanita).

Selanjutnya untuk persiapan sebagai antisipasi adalah jika diminta foto kopi bapak dan ibu dari pemohon surat numpang nikah dan nama lengkap bapak yang akan menjadi besan atau mertua.

Alur selanjutnya dengan surat-surat di atas akan dibuatkan surat keterangan asal usul (Surat Model N2), dan surat keterangan orang tua (Surat Model N4).

Selanjutnya juga akan dibuatkan surat pernyataan masih jejaka untuk pria atau surat sudah duda (bagi pengajuan surat numpang nikah untuk duda).

Ada juga nantinya kita akan dibuatkan surat persetujuan mempelai (Surat Model N3), surat keterangan jalan, dan surat rekomendasi nikah dari KUA domisili pemohon untuk numpang nikah di tempat lain.

Contohnya, misal si pria akan menikah di tempat kediaman mempelai wanita. Maka si cara mengurus surat numpang nikah seperti yang dilakukan di atas. Jadi, arusnya mendapat rekomendasi kantor kelurahan/desa sampai KUA.

Syarat Numpang Nikah

Pada tautan di atas, sebenarnya saya sudah jelaskan apa saja syarat numpang nikah ketika kita akan melakukan cara mengurus surat numpang nikah. Tapi cara dan syarat ini juga akan dilakukan di KUA tempat kita akan nikah.

Caranya adalah dengan menyampaikan model surat N1, N2, N3, N4, dan surat rekomendasi nikah dari KUA yang sudah didapatkan sebelumnya. Selanjutnya juga penting untuk dilampirkan adalah:

  • Pertama, foto kopi KTP baik dari calon pengantin pria maupun dari calon pengantin wanita.
  • Kedua, foto kopi kartu keluarga (KK) dari kedua calon mempelai yang memiliki hajat pernikahan.
  • Ketiga, foto kopi akte kelahiran atau bisa diganti dengan izasah terakhir dari kedua calon mempelai.
  • Keempat, surat rekomendasi yang telah didapatkan dari KUA domisili pemohon pertama.
  • Kelima, surat model N1 – N IV dari Desa/Kelurahan
  • Keenam, surat keterangan jejaka bermaterai Rp6 ribu (Surat Numpang Nikah Untuk Jejaka).
  • Ketujuh, surat keterangan duda bermaterai Rp6 ribu (Surat Numpang Nikah Untuk Duda).
  • Terakhir foto kedua calon pengantin dengan ukuran 2 x 3 4 lembar, 3 x 4 2 lembar, dan 4 x 6 1 lembar background atau berlatar belakang biru.

Itulah 8 syarat yang harus dilengkapi untuk mendapatkan surat pengantar nikah dari KUA dan dari Kantor Catatan Sipil.

Biaya Menurus Surat Pengantar Nikah

Untuk biaya, sesuai pengalaman saya sebelumnya gratis. Tidak ada tarikan biaya. Namun jika ada, itu kebijakan dan ketentuan dari setiap intitusi. Silakan ditanyakan.

Itu sih yang bisa saya sampaikan tentang bagaimana cara mengurus surat numpang nikah. Semoga saja bermanfaat. Sampai berjumpa di artikl Info KUA selanjutnya. Terimakasih. Salam.

4 thoughts on “Cara Mengurus Surat Numpang Nikah dan Alur Prosedurnya

    1. cek artikel lainnya kak, kami juga tulis tentang syarat nikah di kua, kata kunci pencariannya persyaratan nikah di KUA 2019, atau syarat nikah di KUA 2019. Atau bisa langsung di pencaran kami di Syarat Nikah di KUA. terkait apa saja yang harus dibawa ke kelurahan telah tercantum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *