ayat alquran tentang pasangan hidup
Ayat Alquran tentang pasangan hidup

Ayat Alquran Tentang Pasangan Hidup dan Jodoh Yang Baik

Diposting pada

Infokua.com – Ayat Alquran Tentang Pasangan Hidup berikut ini bisa kita pahami bersama, telebih bagi para jomblo yang tengah berikhtiar mencari jodoh untuk membina hubungan yang lebih serius sesuai syariat Islam.

Seperti kita ketahui bersama, ada banyak sekali ayat ayat tentang jodoh yang baik yang bisa kita ketahui, di antara ayat ayat tersebut jugalah kita bisa memahami tentang apa saja ayat ayat Alquran tentang pasangan hidup.

Jangankan soal pasangan hidup, Islam juga sebenarnya telah memberikan aturan aturan di dalam ayat Alquran tentang jomblo, artinya tentang mereka yang masih sendiri, dan terus berikhtiar dalam tuntunan Allah SWT.

Terutama dalam mencari jodoh. Tak sedikit ayat Alquran tentang jomblo tersebut sebagai kata kata bijak jomblo. Dan biasanya juga para jomblo akan menggunakan hadits tentang jodoh tidak akan kemana.

Memang benar? Jadi ketika berbicara tentang pasangan hidup, kita juga perlu memahami penjelasan dan apa yang telah tertulis dalam beberapa ayat yang didalamnya menjelaskan ayat Al Quran tentang jodoh.

Beberapa keterangan lain yang serupa, untuk bisa menguatkan akan hal ini di antaranya yang bisa kita cari di antaranya adalah:

  1. Ayat alquran tentang jodoh ditangan Allah
  2. Ayat alquran tentang jodoh cerminan diri
  3. Ayat alquran tentang jodoh rezeki dan maut
  4. Hadist tentang jodoh pasti bertemu
  5. Ayat alquran tentang cinta dan terjemahannya

Ayat Alquran Tentang Pasangan Hidup

ayat alquran tentang pasangan hidup
Ayat Alquran tentang pasangan hidup

Dalam pernikahan yang bisa kita pahami bersama adalah ada banyak faedah yang bisa didapatkan. Mencari pasangan hidup, menjalaninya dengan rumah tangga dalam Islam yang baik, diharapkan membawa keberkahan.

Karena pernikahan selain untuk dapat memiliki pasangan hidup juga untuk memperoleh keturunan, fasenya terus berlanjut.

Maka bagi seorang pria itu ada beberapa hadits tentang pasangan hidup, selain dari ayat ayat Alquran yang bisa seorang lelaki pahami.

Misalnya saja, dari hadist Sunan Al-Baihaqi (7/78), Shahih Ibn Hibban (4044), dan Silsilat Al-Ahadits Ash-Shahihah (2782), yang berbunyi:

“Nikahilah perempuan yang penyayang dan berpotensi beranak banyak, sebab di hari kiamat aku bangga menyaksikan jumlah kalian yang banyak.”

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa di antara kalian telah mampu, hendaknya ia menikah! Sebab dengannya, pandangan mata lebih bisa ditundukkan dan kemaluan lebih terjaga.

Dan barangsiapa belum mampu, hendaklah ia berpuasa, sebab ia menjadi pengekang syahwat baginya.”

Ini dijelaskan dalam Shahih Al-Bukhari (1905), Muslim (1400), Abu Dawud (2046), At-Tirmidzi (1080), An-Nasa’i (4/169), Ibnu Majah (1845), Ad-Darimi (2165), dan Musnad Ahmad (1/378, 424).

Dilihat dari hadist di atas, jelas, bahwasannya, barang siapa yang telah mampu untuk menikah agar pandangan matanya dapat dijaga, demikian pula dengan syahwatnya.

Surat An-Nur: 32 juga jelas menyebutkan, yang artinya:

“Dan nikahkanlah orang orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang orang yang layak (menikah) dari hamba hamba sahayamu yang laki laki dan perempuan.

Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”

Ayat Alquran surah Al-A’raf : 189) juga menjelaskan tentang pasangan hidup dan jodoh ini, yang artinya:

“Dia-lah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya.”

Pasangan Hidup Dalam Islam

Lanjutan di atas, beberapa yang bisa kita pahami, di antaranya dari beberapa hadist dan penjelasan yang shahih tentang jodoh dan pasangan hidup dalam Islam.

Nabi Muhammad SAW pernah memberi kabar gembira pada orang yang mencari kesucian diri dengan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. Lewat sabdanya:

“Ada tiga golongan yang berhak mendapatkan pertolongan dari Allah: orang yang berjihad di jalan Allah, budak yang ingin memerdekakan dirinya, dan orang menikah yang ingin memelihara kesucian diri.”

Ini juga disampaikan Hasan, diriwayatkan Ibnu Abi Ashim dalam al-Jihad (1/274), at-Tirmidzi dan an-Nasa’i.

Dari Abdullah bin Mas’ud, ia mengatakan:

“Carilah kecukupan dalam pernikahan. Karena Allah SWT berfirman. ‘Jika mereka fakir. maka Allah mencukupi mereka dari karunia-Nya.

Dan Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui.” HR. Ath-Thabari (18/126).

Maka memiliki pasangan hidup melalui pernikahan yang sesuai dengan rukun nikah dalam Islam adalah pertunjuk paling sempurna yang dengannya kesehatan terpelihara, kenikmatan dan kesenangan jiwa menjadi sempurna.

Ketetapan-ketetapan pernikahan juga bisa dipelajari di hukum nikah dalam Islam. Sehingga, memahami pernikahan yang diperbolehkan dan yang tidak. Termasuk didalamnya terkait hukum nikah beda agama.

Ayat Alquran Tentang Jodoh Ditangan Allah

Ayat Al Quran Tentang Jodoh
Ilustrasi Ayat Al Quran Tentang Jodoh (Pixabay.com)

Bagi para jomblo yang sudah yakin atas hijrahnya ia percaya dan akan terus istiqomah, bahkan ayat Alquran tentang jodoh ditangan Allah ini selalu ia pegang teguh di setiap langkah dan keyakinannya tidak berpacaran.

Bahkan menjadi kata kata hijrah istiqomah yang ia kerap tulis menjadi status dalam menguatkan kesendiriannya, dan dalam mencari cinta di jalan Allah. Bahkan ia rela untuk taaruf, dan terus memahami penjelasan ta’aruf itu apa?

Ayat Alquran sudah jelas tentang jodoh dan pasangan hidup ini, seperti yang terdapat dalam An-Nahl: 72 :

“Dan Allah menjadikan bagimu pasangan (suami atau istri) dari jenis kamu sendiri dan menjadikan anak dan cucu bagimu dari pasanganmu, serta memberimu rizki dari yang baik.”

Yang perlu dipahami juga, bahwa jodoh bukan pacaran. Pacaran belum tentu jodoh. Pacaran bukan jalan untuk mendapatkan jodoh.

Maka ketika ada yang bicara jodoh identik dengan pacaran tentu ini salah kaprah. Jodoh dalam Islam tidak mengenal pacaran.

Hal ini diperkuat dalam Sunan Ibnu Majah dari hadits Ibnu Abbas secara marfu, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Kami tidak melihat dua orang yang saling mencintai sebagaimana pernikahan.”

Jodoh, pasangan hidup dan pernikahan bukan hanya hadir di era era manusia zaman sekarang. Sejak terdahulu, zaman nabi demikian.

Surat Ar-Ra’d: 38 : Allah SWT dalam ayat Alquran tentang pasangan hidup berikut ini menyampaikan:

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan pada mereka istri istri dan keturunan.” Surat Ar-Ra’d: 38.

Hadist Tentang Jodoh Pasti Bertemu

Selain ayat Alquran tentang pasangan hidup, jodoh, dan kesendirian sebagai seorang jomblo, yang juga harus dipahami adalah tentang hadist hadist tentang jodoh tidak akan kemana? Jodoh pasti betemu!

Ada yang mengatakan bahwa jika kita tak kemana-mana jodoh tidak akan bertemu, ada yang beranggapan jodoh identik dengan pacaran untuk bisa sampai muara pernikahan dan menjalin hubungan menjadi pasangan suami istri.

Kata kata tersebut kini sudah tidak identik menjadi kata kata pernikahan untuk memotivasi agar seseorang tekun mencari jodohnya lewat pacaran.

Kini yang bisa menjadikan seorang jomblo terhormat, bijaksana, dan istiqomah adalah kata kata berikut yang dikutip dari beberapa hadist:

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang mampu menikah maka menikahlah. Karena menikah lebih dapat memelihara pandangan dan menjaga kemaluan.

Barangsiapa tidak mampu, maka hendalah ia berpuasa, karena puasa dapat mengekang keinginannya.” HR. Al-Bukhari (5/1950) dan Muslim (2/1018).

Jodoh pasti bertemu ini juga yang membuat seorang jomblo yakin, bahwasannya, saat ia sedang sendiri, inilah saatnya ia memperbaiki diri karena Allah SWT.

Ini juga karena ia percaya bahwa jodoh adalah cerminan diri. Maka ia harus baik, untuk bisa mendapatkan seorang jodoh yang baik pula.

Dan percayalah akan ketetapan jodoh yang akan diberikan oleh Allah SWT atau yang sangat dikenal dengan sebutan jodoh di tangan Tuhan.

Sebab, sesungguhnya, Allah SWT yang menciptakan pasangan laki laki dan perempuan. Seperti yang disebutkan dalam QS. An-Najm [53]: 45

“Dan sesungguhnya Dia-lah yang menciptakan pasangan laki laki dan perempuan.”

Ayat Alquran Tentang Pasangan Hidup / Jodoh Adalah Cerminan Diri

Masih ada sangat banyak sekali ketika kita berbicara tentang apa saja ayat alquran tentang pasangan hidup, ayat al quran jodoh cerminan diri.

Karena memang ketika berbicara jodohd an pasangan hidup, penegasannya bukan hanya sekedar jatuh cinta, tetapi ada ikatan pernikahan, sebuah jalian suci, ikatan yang kuat di mata agama.

Maka syarat nikah dalam Islam harus terpenuhi. Sebab, bicara pasangan hidup, pernikahan dan jodoh adalah anjuran yang sangat jelas dalam Islam.

Misalnya, saja, ayat ayat tersebut yang bisa kita pahami, baik dari penjelasan di atas dan penjelasan lainnya, seperti:

Firman Allah SWT di dalam QS. Ar-Ra’d [13]: (38):

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri istri dan keturunan.”

Dan firman Allah SWT dalam QS. An-Nur [24]: (32):

“Dan kawinkanlah orang orang yang sendirian di antara kamu, dan orang orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba hamba sahayamu yang perempuan,

jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya, dan Allah Maha luas (pemberi-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Dan firman Allah SWT dalam QS. Ar-Rum [30]: (21):

“Dan di antara tanda tanda kekuasaanNya ialah dia menciptakan untukmu istri istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya,

dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar benar terdapat tanda tanda bagi kaum yang berfikir.”

Ayat Alquran Tentang Jodoh Cerminan Hidup

Tak sampai disitu saja, ayat Alquran tentang jodoh cerminan diri ini seperti apa yang dijelaskan dalam Firman Allah SWT di dalam QS An Nur Ayat 26. Disebutkan, artinya:

“Wanita wanita yang keji adalah untuk laki laki yang keji, dan laki laki yang keji adalah untuk wanita wanita yang keji pula.

Dan wanita wanita yang baik adalah untuk laki laki yang baik dan laki laki yang baik adalah untuk wanita wanita yang baik pula.”

Demikian juga di dalam QS An Nur : 26 itu sudah sangat jelas, bahwasannya, Allah SWT mempertemukan jodoh itu didasarkan akhlak dari hamba-hambaNya yang dipertemukan tersebut.

Maka beberapa hal yang perlu untuk kita perhatikan, terlebih dalam memantaskan dan memperbaiki diri adalah menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi segala yang telah menjadi laranganNya.

Jika kedua prinsip di atas bisa dijalankan, Insha Allah harapannya adalah bisa mendapatkan seorang jodoh yang juga baik akhlak dan dalam kesehariannya. Jadi harus dipahami betul akan hal ini.

Ayat Alquran Tentang Pasangan Hidup

ayat alquran tentang pasangan hidup
Ayat Alquran tentang pasangan hidup

Demikian tentang yang kita maksud kali ini, seperti apa yang telah dijelaskan di atas, berbicara tentang jodoh adalah garis besarnya berbicara tentang pasangan hidup.

Jodoh dan pernikahan seperti yang kita ketahui adalah hal yang sangat diidam-idamkan bagi mereka yang masih berstatus lajang.

Jodoh dan pernikahan adalah sebuah pengharapan bagi yang hidup untuk bisa melangsungkan hidup dengan berpasang-pasangan.

Maka ketika kita akan pelajari ayat alquran tentang jodoh dan pernikahan, maka kita juga akan mempelajari tentang pasangan hidup, ayat alquran tentang cinta dan jodoh.

Selain itu juga seperti memepelajari tentang ayat alquran tentang cinta kepada seseorang, ayat alquran tentang cinta kepada lawan jenis, dan sebagainya.

Bahkan tak hanya ayat Alquran, bahkan kata kata bijak jomblo juga digunakan untuk memperbaiki diri, istiqomah dalam kesendirian, menujukan kemuliaan dengan menjalankan tuntunan, mendapatkan jodoh lewat ta’aruf.

Sampai sampai mereka juga mempelajari apa saja yang menjadi larangan dalam taaruf! Apa saja yang harus diperhatikan?

Dan ayat alquran tentang pasangan hidup berikut ini menjadi ayat Al Quran tentang jodoh yang juga mereka pahami untuk menguatkan keistiqomahannya.

Sebagaimana dalil tentang cinta dan kasih sayang berikut ini yang harus dipahami, sebagaimana telah diisyaratkan oleh Rasulullah dalam sabdanya;

“Man Razaqahullahu Imra’atan Shalihatan Faqad A’anahu Ala Syathri Dinihi”

Yakni:

“Barang siapa dianugerahi Allah istri yang shalihah, sungguh Dia telah menolong separuh agamanya, maka hendaknya ia bertakwa kepada Allah dalam separuh yang lainnya.”

Ayat Tentang Jodoh Yang Baik

Ada banyak ayat tentang jodoh yang baik yang bisa kita coba pahami makna demi makna yang terkandung di dalamnya.

“Barangsiapa di antara kalian telah mampu, hendaknya ia menikah! Sebab dengannya, pandangan mata lebih bisa ditundukkan dan kemaluan lebih terjaga.

Dan barangsiapa belum mampu, hendaklah ia berpuasa, sebab ia menjadi pengekang syahwat baginya.”

Maksud dari dalil terjemahan di atas adalah tentang keutamaan memiliki pasangan hidup atau keutaman nikah sebagai upaya pencegahan serta pemeliharaan diri dari penyimpangan dan kerusakan (seksualitas).

Namun memang tak hanya menikah begitu saja, jodoh yang baik juga meski diupayakan jika diri kita juga sudah menjadi cerminan yang baik.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwasannya jodoh merupakan cerminan diri. Jika kita baik, Insya Allah jodoh yang akan kita dapatkan juga baik.

Demikian sebaliknya, jika kita buruk, maka jodoh kita juga buruk dalam hal kebaikan dan akhlaknya. Namun jika ternyata ada orang yang baik tetapi mendapatkan jodoh yang belum baik sebaik dirinya, ini adalah ujian.

Ya, ujian dari Allah agar dapat menuntunnya untuk menuju ke jalan kebaikan dan kebaikan yang diridhoi Allah SWT. Wallauhallam, hanya Allah yang mengetahuinya.

QS. An Nur Ayat 3

Dalam Firman Allah SWT pada QS. An Nur Ayat 3, yang artinya:

“Laki laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina atau perempuan yang musyrik,

dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki laki yang berzina atau laki laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang orang yang mukmin.”

Jelas dijelaskan pada QS. An Nur ayat 3 di atas, bahwasannya, jodoh adalah cerminan diri. Bagaimana seorang pezina akan mendapatkan seorang yang pezina juga, sama seperti dirinya yang juga pezina.

Jika berbicara tentang zina, ada banyak sekali yang perlu kita pahami dan pelajari, ini demi kebaikan bersama dalam membangun rumah tangga.

Misalnya, bagaimana hukum menikah dengan pasangan zina? Bagaimana hak waris pada anaknya? Dan utamanya  apakah pernikahan itu diberkahi?

Maka diri kita dituntut untuk bisa menjaga diri dari segala perbuatan yang tidak baik, agar jodoh yang diberikan senantiasa dilimpahkan kebaikan, termasuk orang baik yang bisa terus menerus di ajak dalam kebaikan.

Jodoh Menurut AlQuran dan Hadist

Terakhir beberapa hal yang bisa disimpulkan, dari beberapa penjelasan di atas. Sebenarnya masih ada banyak sekali ayat Al Quran tentang jodoh. termasuk hadist tentang jodoh yang baik, dalam hal ini jodoh untuk pasangan hidup.

Pasti ada banyak nasihat ketika berbicara jodoh, pasangan hidup dengan Alquran dan hadist, yakni, bagaimana seorang manusia ketika jatuh cinta untuk tidak terlalu menggebu-gebu atau membara.

Karena cinta bukan sekedar keinginan syahwat yang inginnya selalu berdua dan tidak mau dipisahkan. Sehingga tidak bisa berfikir tentang hal lain.

Di Surat Al-Kahfi ayat 81 di sana disebut rasa cinta yang dipersembahkan untuk ibu dan bapak. Bunyinya sebagai berikut:

“Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (raohmah nya) (kepada ibu bapaknya).”

Ayat – Ayat Al Quran Tentang Jodoh

Tak sampai disitu, beberapa hal terkait jodoh menurut Alquran dan hadits adalah sebagai berikut:

QS Al Maidah Ayat 5

Dalam QS Al Maidah Ayat 5 disebutkan, yang artinya:

“Dan dihalalkan mengawini wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita wanita yang beriman dan wanita wanita yang menjaga kehormatan diantara orang orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu,

bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya tidak dengan maksud berzina”. (QS Al Maidah : 5).

QS Al Baqarah Ayat 221

Dalam QS Al Baqarah ayat 221 juga disebutkan penjelasan tentang jodoh, yang artinya:

“Dan janganlah kamu menikahi wanita wanita musyrik sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita mmusyrik walaupun dia lebih menarik hatimu.

Mereka mengajak ke neraka sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan ijin Nya”. (QS Al Baqarah : 221)

QS Al Furqan Ayat 74

Demikian juga dalam QS Al Furqan ayat 74, bahwasannya, Allah SWT menyukai hamba hambanya yang berdoa dan berikhtiar termasuk dalam jodoh.

“Dan orang orang yang berkata :

Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang orang yang bertaqwa”. (QS Al Furqan : 74).

QS Ar Rad Ayat 38

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwasannya, Allah SWT telah memberikan jodoh jodoh pada laki laki dan perempuan sejak jaman Nabi.

Contohnya, Nabi Adam AS yang diciptakan oleh Allah SWT, yakni, diciptakannya juga Hawa sebagai jodohnya.

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri istri dan keturunan”. (QS Ar Rad : 38).

QS Az Dzariyat Ayat 49

Dalam QS Az Dzariyat Ayat 49 juga demikian:

“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah”. (QS Az Dzariyat : 49).

Demikianlah kita bisa lakukan untuk mengingat kebesaran Allah SWT.

QS An Nisa Ayat 1

Dalam QS An Nisa Ayat 1 diartikan:

“Hai sekalian manusia bertaqwalah kepada Tuhan mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri dan dari padanya Allah mencitpakan istri nya,

dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki laki dan perempuan yang banyak.

Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama Nya kamu saling mencinta satu sama lain”.

Allah SWT jelas dalam surah tersebut memerintahkan hamba-Nya bertakwa, hal ini dimaksudkan agar hamba-Nya mendapatkan jodoh yang bertakwa pula.

QS Thaaha : 39

Dalam QS Thaaha : 39 di artikan:

“Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari Ku, dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan Ku”. (QS At Thaahaa : 39)

QS Ali Imran Ayat 14

“Dijadikan indah bagi manusia kesukaan kepada benda benda yang diingini, yaitu perempuan perempuan”. (Ali Imron : 14)

QS Al Anbiya Ayat 89

“Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku seorang diri, Engkaulah ahli waris yang paling baik”. (Al Anbiya : 89)

Jadi, surah dalam QS. Al Anbiya ayat 89 ini menjadi salah satu doa yang diungkapkan Nabi Allah sebagai harapan untuk mendapatkan jodoh yang terbaik.

Mendapatkan jodoh yang akan melenyapkan seseorang dari rasa kesendirian dan kesepiannya, yang juga suatu saat diharapkan dapat memberikan keturunan sebagai pelengkap dan amanah dari Allah SWT.

QS Yassin Ayat 36

Dalam QS Yassin ayat 36 demikian pula dijelaskan, yang artinya:

“Maha suci Tuhan yang telah menciptakan makhluk makhluk semuanya berpasangan baik apa yang ditumbuhkan oleh bumi, atau dari diri mereka, ataupun dari apa yang mereka mengetahuinya”.

QS An Najm Ayat 45

Demikian juga dalam QS An Najm Ayat 45, yang artinya:

“Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang pasangan pria dan wanita”. (QS An Najm : 45).

Baca Juga: Nikah di KUA: Syarat, Cara Daftar & Biaya

Jadi, itulah beberapa hal yang bisa kita pahami tentang ayat ayat Alquran tentang pasangan hidup. Demikian pula yang bisa kita coba perbaiki dari apa yang tengah sedang kita ikhtiarkan.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Sekian yang bisa disampaikan, terimakasih. Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *